Intip Kehebatan Dena, Penjaga Laut Iran yang Ditakuti

JAKARTA – Pengembangan teknologi persenjataan Iran tidak hanya terfokus pada penguatan superioritas udara dengan mengirimkan satelit ke luar angkasa. Angkatan Laut Iran juga semakin mewaspadai kehadiran kapal perusak Dena.

Persenjataan yang lengkap dan teknologi yang canggih menjadikan Dena sebagai benteng laut yang tangguh. Kapal ini dilengkapi dengan semua sarana yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan menghancurkan sasaran musuh di udara, di darat atau di bawah air.

“Banyak pelanggan asing telah menunjukkan kesediaan mereka untuk membeli kapal perusak Dena,” kata Laksamana Muda Shahram Irani, komandan angkatan laut Republik Islam, pada Rabu (31/1/2024), menurut Sputnik.

Ciri-ciri petarung Dena

Kapal perusak “Dena” menjalani uji lapangan sebagai bagian dari Armada ke-86 Angkatan Laut Iran. Kapal ini berhasil menyelesaikan misi keliling dunia tahun lalu tanpa kerusakan. Dena berlayar dari pelabuhan Bandar Abbas di Iran selatan pada September 2022 dan kembali ke negaranya pada Mei 2023, menempuh total 63.000 kilometer jalur laut.

Dena adalah kapal perusak kelas Mowj yang dibangun sendiri. Kapal ini resmi bergabung dengan Angkatan Laut Iran pada Juni 2021. Kapal perang Dena dirancang khusus untuk menyelesaikan dua tugas penting. Ia memburu kapal selam musuh dan berperang melawan berbagai ancaman permukaan dan udara.

Dengan panjang 95 meter dan bobot perpindahan 1.500 ton, Dena membawa dua mesin berkekuatan 10.000 tekanan tinggi yang memungkinkannya melaju dengan kecepatan 30 knot (sekitar 56 km per jam). Kapal ini mampu mengangkut 140 awak kapal.

Dena Armas:

Kapal perusak Dena dilengkapi dengan berbagai senjata, termasuk rudal antikapal Noor atau Kader, meriam angkatan laut Fajr-27 76mm, sistem meriam antipesawat Fat-40 40mm, atau rudal jarak dekat Kamand 30mm. . sistem (CIWS).

CIWS adalah sistem senjata pertahanan titik untuk mendeteksi dan menghancurkan rudal dan pesawat jarak pendek musuh yang dapat menembus pertahanan eksternal.

Selain itu, Dena dilengkapi dengan 16 umpan tabung yang merupakan bagian dari sistem peperangan elektronik kapal, serta dua meriam Oerlikon 20 mm, empat rudal permukaan-ke-udara Mehrab, dan dua torpedo tiga tabung 324 mm. dan dua senapan mesin berat 12 inci kaliber 0,7 mm.

Kapal ini juga dilengkapi dengan peperangan elektronik dan sistem sonar, serta platform helikopter.